Pelatihan

Pusat Penelitian Karet melaksanakan pelatihan kepada para petani, penyuluh pertanian, pekebun karet, akademisi, peneliti, industri barang jadi karet dan lain sebagainya. Pelatihan dibagi menjadi dua bagian antara lain:

1. Pra panen: pengenalan klon, manajemen pembibitan, okulasi, teknik budidaya karet, pengenalan dan pengendalian penyakit, pemupukan, teknik penyadapan, dan dinamika kelompok tani(untuk kelompok tani).

  • Pengenalan klon

bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis klon karet berdasarkan karakter spesifik seperti bentuk tajuk, warna dan bentuk daun, percabangan, warna dan bentuk biji, dll. sehingga peserta bisa membedakan klon yang satu dengan klon lainnya.

  • Manajemen pembibitan

Bertujuan untuk mengenalkan cara membuat kebun pembibibitan yang benar mulai dari cara pemilihan biji yang berkualitas, pemindahan  kecambah dan penanaman di lapangan, penyuiraman, pengendalian gulma, pengendalian hama dan penyakit, dan pemupukan.

  • Okulasi

Bertujuan melatih para peserta cara melakukan okulasi yang benar meliputi: kondisi terbaik untuk okulasi, pemilihan entres (sumber mata  okulasi), membedakan okulasi yang berhasil atau gagal, serta cara pengemasan bibit.

  • Budidaya karet

Bertujuan untuk mengenalkan cara penanaman sampai dengan pemeliharaan tanaman karet di lapangan sehingga tanaman cepat disadap.  Berbagai aspek yang diajarkan antara lain: pengajiran, pembuatan lobang tanam, penanaman, pengendalian gulma, pemupukan, pengelolaan  tajuk, dan pengendalian hama dan penyakit.

  • Pengenalan dan pengendalian hama & penyakit

Bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman karet dan cara pengendaliannya. Jenis  hama yang sering menyerang karet umumnya adalah babi hutan dan gajah. Sedangkan jenis penyakit yang merugikan tanaman karet antara  lain: Jamur akar putih (JAP), colletotrichum, oidium, corticium, corynespora, dll.

  • Pemupukan

Bertujuan mengenalkan metode pemupukan yang baik, meliputi 4 T (tepat waktu, tepat dosis, tepat jenis dan tepat tabur ) sehingga  pertumbuhan tanaman optimal dan cepat disadap.

  • Teknik penyadapan

Bertujuan untuk mengenalkan dan melatih peserta tentang: kriteria pohon bisa disadap, peralatan sadap, kemiringan dan arah sadapan, dan pengumpulan hasil.

  • Dinamika kelompok

Pelatihan ini ditujukan untuk kelompok tani karet, dengan tujuan mengenalkan dan membangun kerjasama kelompok tani agar kompak dan  kuat dalam menghadapi persoalan.

2. Pasca panen: teknologi barang jadi karet padat, teknologi barang jadi lateks, pembuatan lateks dadih dan lateks pekat, pembuatan bantal busa, pembuatan serat sabut berkaret (sebutret), pembuatan sol sepatu, pembuatan sit (sheet) asap, dan formula kompon.

  • Teknologi barang jadi karet padat

Bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta perihal bahan baku karet, bahan kimia dan fungsinya, serta cara pembuatan barang jadi karet berupa: selang, alas (sol) sepatu, bantalan jembatan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

  • Teknologi barang jadi lateks

Bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta perihal proses penyadapan lateks kebun menjadi lateks pekat, bahan kimia dan fungsinya, serta proses pembuatan barang jadi lateks berupa: balon, sarung tangan, bantal dan guling busa, sebutret, dan mainan anak-anak dari lateks.

Contact person (CP)

  • Pelatihan bidang pra panen diselenggarakan oleh :

Balai Penelitian Sungei Putih-Medan ( CP: Sayurandi; HP 0813-7681-9354; email: balitsp@indosat.net.id),

Balai Penelitian Sembawa-Palembang (CP: Nancy; HP 08127120996; email: nancy_bps@yahoo.co.id),

dan Balai Penelitian Getas-Salatiga (CP: Titik W.; HP 081328088589; email: ti2k_wid@yahoo.com)

  • Pelatihan bidang Pasca panen diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Karet Bogor

(CP: Henry Prastanto; HP 085725164737; email: hprastanto@gmail.com)