25/09/2022

Dr. Fetrina Oktavia

Dr. Fetrina Oktavia

Kepala Kelompok Peneliti Pemuliaan Tanaman

Pendidikan

  • S1 – 1999 – Program Studi Biologi, FMIPA, Universitas Andalas
  • S2 – 2004 – Bioteknologi, Sekolah Pascasarjana, Institute Pertanian Bogor
  • S3 – 2016 – Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman, Sekolah Pascasarjana, Institute Pertanian Bogor

Minat Riset

  • Bioteknologi tanaman
  • Molecular Breeding
  • Persilangan dan seleksi tanaman
  • DNA Fingerprinting

Biografi Singkat

Fetrina memperoleh gelar Sarjana Sains dari Universitas Andalas pada tahun 1999. Gelar Magister Sains diperoleh pada tahun 2004 dan Doktor pada tahun 2016 dari Institute Pertanian Bogor. Tahun 2018 memperoleh jenjang fungsional Peneliti Madya. Tahun 2019 – 2020 menjabat sebagai Koordinator Penelitian Balai Penelitian Sembawa, dilanjutkan dengan Kepala Sub Operasional Penelitian Pusat Penelitian Karet. Sejak 2019 sampai saat ini sebagai Ketua Kelompok Penelian Pemuliaan Pusat Penelitian Karet.

Fetrina aktif melakukan kegiatan penelitian yang mendukung program pemuliaan tanaman karet di Indonesia. Dalam pengembangan kerja sama International, Fetrina berpartisipasi aktif dalam kegiatan Breeding Group of IRRDB (International Rubber Research Development Board) sebagai Country representative dari Indonesia. Selain itu Fetrina juga berkesempatan berkolaborasi dengan Cirad, Perancis dan Agromillora, Spanyol mengembangkan bahan tanam karet asal kultur jaringan pada tahun 2017-2021. Kolaborasi dengan Cirad juga dilakukan terkait dengan Genome and Genetic Analysis of Tapping Panel Drynes pada tahun 2016-2020 dilanjutkan dengan co-coordinator kegiatan kerjasama penelitian Rubis Project konsorsium Pusat Penelitian Karet, Cirad dan Universitas Gajah Mada yang mendapat pendanaan dari Agropolis Foundation, Perancis. Pada 2018 juga melakukan kolaborasi penelitian dengan Riken, Jepang terkait dengan Research on breeding of natural rubber yang dilanjutkan dengan project Satrep pada tahun 2021. Pada saat yang sama juga dilakukan pengembangan Natural rubber properties melalui kerja sama dengan Riken dan Yokohama company, Jepang.